Sabtu, 23 November 2013

Cerita tentang baju

Ada yg bilang: 'You are what you eat','You are what you wear' atau banyak lagi.... Kalau saya siy: apa adanya saya ajahhh ;)

Ceritanya saya punya 3 baju bermodel sama tapi beda warna (bukannya mau nyombong tapi memang cuma itu yg saya punya :D )
Ketika saya pakai yg warna krem,orang2 bilang cocok banget dengan saya (baca:sesuai bobot tubuh saya).Padahal saya masih kurang begitu 'klik' dengan warna2 pastel.Beberapa hari kemudian saya pakai yg merah terang,orang2 bilang tambah gemuk.Lalu di akhir minggu-karena pergi melayat-saya pakai yg hitam,orang2 bilang saya langsing.Saya bilang berat saya tetap seperti yg dulu (timbangan nggak pernah bohong kan? Kecuali yg rusak tentunya :D ).Dan lucunya orang2 tersebut 'keukeh' saya langsingan (hihihi...yg lagi dinilai badannya siapa ya?).

Apakah ini yg dibilang:warna hitam melangsingkan? Saya kurang setuju.Saya pernah beberapa kali melihat orang2 dengan 'size lebih' seperti saya tidak jadi lebih langsing dengan memakai hitam.Kenapa? Karena model & bahan bajunya.
Pernah lihat Shena Malciana-finalis X Factor Indonesia? Saya pernah melihat-di TV tentunya-Shena memakai baju warna 'off-white' terlihat lebih langsing dibanding saat dia memakai baju hitam (jangan tanya yg mana/kapan ya,karena saya lupa ;) ) & para juri juga menilai baju 'off-white' tersebut lebih cocok.Kenapa? Karena model & juga bahan bajunya.

So,it's all about cutting...alias model/potongan baju & bahannya.Bagaimana kita tahu model/bahan apa yg cocok?Ya dengan mencoba berbagai model/bahan tentunya.Sudah banyak juga artikel yg membahas tentang hal ini (berkaitan dengan aneka bentuk badan).Tapi apapun itu,kenyamanan paling utama buat saya.Artinya saya memilih yg bahannya nyaman dipakai,cocok untuk aktifitas/kegiatan yg saya jalani & saya percaya diri memakainya.

Maka jadilah saya:apa adanya saya ajahhh ;)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar