Rabu, 20 November 2013

-Jangan sepelekan sakit kepala karena mungkin itu adalah 'alarm' tubuh kita,kata dokter-

 

Minggu lalu saya sakit kepala berkepanjangan tanpa akhir alias nggak reda selama 4 hari meski sudah minum obat & rasanya kepala saya hampir pecah.Tiba2 hari ke 5 -pas bangun tidur-gusi saya bengkak & berdenyut aduhaaaai sekali. 

 

Saya segera hubungi 911 keluarga (tante yg dokter gigi),menanyakan tindakan yg bisa dilakukan untuk sementara & apa penyebab gusi saya bengkak (kebetulan dulu beliau pernah merawat gigi saya dengan terumbu karangnya-istilah tante saya untuk karang gigi yg sudah nggak bisa lagi dibersihkan :) )

 

So,setelah diarahkan untuk 'penanggulangan krisis' sementara,5 hari kemudian saya baru bisa cek & ricek ke dokter gigi.
Ternyata betul dugaan tante dokter bahwa gigi atas-paling belakang sudah berlubang hingga menyebabkan si gusi 'meriang'.Dokter menyatakan gigi tersebut harus dicabut & karena lokasinya yg sangat 'mesra' dengan pipi,pencabutan harus dilakukan melalui operasi kecil. 

 

Jadi,sakit kepala panjang yg saya rasakan adalah 'alarm' sakitnya si gigi.Bertahun-tahun sebelumnya,saat gigi terakhir saya tumbuh merobek gusi,saya juga tidak merasakan sakit apapun di sekitar gigi/gusi tapi sakit kepala berkepanjangan yang hampir sama.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar