-Jangan sepelekan sakit kepala karena mungkin itu adalah 'alarm' tubuh kita,kata dokter-
Minggu lalu saya sakit kepala berkepanjangan tanpa akhir alias nggak
reda selama 4 hari meski sudah minum obat & rasanya kepala saya
hampir pecah.Tiba2 hari ke 5 -pas bangun tidur-gusi saya bengkak &
berdenyut aduhaaaai sekali.
Saya segera hubungi 911 keluarga (tante yg dokter gigi),menanyakan
tindakan yg bisa dilakukan untuk sementara & apa penyebab gusi saya
bengkak (kebetulan dulu beliau pernah merawat gigi saya dengan terumbu
karangnya-istilah tante saya untuk karang gigi yg sudah nggak bisa lagi
dibersihkan :) )
So,setelah diarahkan untuk 'penanggulangan krisis' sementara,5 hari kemudian saya baru bisa cek & ricek ke dokter gigi.
Ternyata betul dugaan tante dokter bahwa gigi atas-paling belakang
sudah berlubang hingga menyebabkan si gusi 'meriang'.Dokter menyatakan
gigi tersebut harus dicabut & karena lokasinya yg sangat 'mesra'
dengan pipi,pencabutan harus dilakukan melalui operasi kecil.
Jadi,sakit kepala panjang yg saya rasakan adalah 'alarm' sakitnya si
gigi.Bertahun-tahun sebelumnya,saat gigi terakhir saya tumbuh merobek
gusi,saya juga tidak merasakan sakit apapun di sekitar gigi/gusi tapi
sakit kepala berkepanjangan yang hampir sama.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar